Tata Cara Siwaratri (Maha Shivaratri Hindu Bali)
Tata Cara Siwaratri — Malam suci Sang Hyang Siwa. Tiga laku utama: Jagra (berjaga), Mona (diam), Upavasa (puasa). Meditasi mendalam untuk penebusan dosa dan mendekatkan diri kepada Siwa.
Siwaratri (malam ke-14 bulan gelap — Tilem Kapitu)
Malam hari — berjaga sepanjang malam (Jagra)
Puja Samagri (Items Required)
- Dupa
- Bunga
- Tirta
- Canang sari
- Banten
- Kwangen
Puja Procedure — Steps
Puasa dan Persiapan
Lakukan puasa (Upavasa) sejak pagi hari Siwaratri.
Persembahyangan Sore
Pergi ke pura atau merajan untuk persembahyangan sore.
Jagra
Lakukan Jagra — berjaga sepanjang malam dengan meditasi.
Penutupan Pagi
Baca atau dengarkan kisah keagungan Sang Hyang Siwa.
Main Mantra
Om Namah Shivaya Sang Hyang Siwa Maha Dewa Ampunilah dosa kami Berikan moksha dan ketenangan jiwa Om Santih Santih Santih Om
Benefits of this Puja
Penebusan dosa melalui Jagra, mendekatkan diri kepada Sang Hyang Siwa, meningkatkan ketahanan spiritual, mendapat anugerah moksha.
Important Notes
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Tata Cara Siwaratri (Maha Shivaratri Hindu Bali) dilakukan dan apa muhurta (waktu baik)-nya?
Siwaratri (malam ke-14 bulan gelap — Tilem Kapitu) — Malam hari — berjaga sepanjang malam (Jagra)
Sarana puja apa yang dibutuhkan untuk Tata Cara Siwaratri (Maha Shivaratri Hindu Bali)?
Dupa, Bunga, Tirta, Canang sari, Banten, Kwangen
Mantra apa yang dilantunkan saat Tata Cara Siwaratri (Maha Shivaratri Hindu Bali)?
Om Namah Shivaya Sang Hyang Siwa Maha Dewa Ampunilah dosa kami Berikan moksha dan ketenangan jiwa Om Santih Santih Santih Om
Apa manfaat Tata Cara Siwaratri (Maha Shivaratri Hindu Bali)?
Penebusan dosa melalui Jagra, mendekatkan diri kepada Sang Hyang Siwa, meningkatkan ketahanan spiritual, mendapat anugerah moksha.