Tata Cara Puja Tumpek Uduh / Wariga (Pemberkatan Tumbuhan)
Tata Cara Puja Tumpek Uduh/Wariga — Hari penyembahan tumbuhan dan alam. Pohon-pohon didandani dengan kain putih dan sesajen. Doa untuk panen yang berhasil. Sang Hyang Sangkara.
Setiap 210 hari (Sabtu Kliwon Wariga)
Pagi hari 7:00-10:00 AM
Puja Samagri (Items Required)
- Canang sari
- Kain putih
- Bubur
- Banten
- Dupa
- Tirta
Puja Procedure — Steps
Memakaikan Kain pada Pohon
Ikatkan kain putih pada batang pohon utama di pekarangan.
Persembahan di Pohon
Letakkan canang sari dan bubur di bawah pohon.
Menyirami Pohon
Siram pohon dengan tirta (air suci).
Sembahyang di Sanggah
Sembahyang di sanggah dengan banten lengkap.
Main Mantra
Om Swastyastu Om Sang Hyang Sangkara Om Tumpek Wariga Swaha Om Taru Merta Hayu Om Shanti Shanti Shanti Om
Benefits of this Puja
Panen berlimpah, kesuburan tanah, keharmonisan dengan alam, keberkatan pertanian.
Important Notes
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Tata Cara Puja Tumpek Uduh / Wariga (Pemberkatan Tumbuhan) dilakukan dan apa muhurta (waktu baik)-nya?
Setiap 210 hari (Sabtu Kliwon Wariga) — Pagi hari 7:00-10:00 AM
Sarana puja apa yang dibutuhkan untuk Tata Cara Puja Tumpek Uduh / Wariga (Pemberkatan Tumbuhan)?
Canang sari, Kain putih, Bubur, Banten, Dupa, Tirta
Mantra apa yang dilantunkan saat Tata Cara Puja Tumpek Uduh / Wariga (Pemberkatan Tumbuhan)?
Om Swastyastu Om Sang Hyang Sangkara Om Tumpek Wariga Swaha Om Taru Merta Hayu Om Shanti Shanti Shanti Om
Apa manfaat Tata Cara Puja Tumpek Uduh / Wariga (Pemberkatan Tumbuhan)?
Panen berlimpah, kesuburan tanah, keharmonisan dengan alam, keberkatan pertanian.