Tata Cara Perayaan Odalan (Hari Jadi Pura)
Tata Cara Odalan — Perayaan hari jadi pura setiap 210 hari (siklus Pawukon). Prosesi agung, tarian tradisional, persembahan gebogan dan banten tegeh. Setiap pura di Bali merayakan Odalan.
Setiap 210 hari (hari jadi pura — kalender Pawukon)
Ditentukan oleh pemangku berdasarkan kalender Pawukon
Puja Samagri (Items Required)
- Banten tegeh
- Canang sari
- Gebogan
- Dupa
- Tirta
- Bunga
- Kain putih dan kuning
Puja Procedure — Steps
Persiapan Pura
Bersihkan dan hias pura dengan kain putih dan kuning.
Sesajen Utama
Siapkan banten tegeh dan gebogan sebagai sesajen utama.
Persembahyangan
Umat membawa sesajen dan berdoa di jeroan (area dalam pura).
Penutupan
Nikmati pertunjukan tari dan gamelan sebagai bagian ritual.
Main Mantra
Om Swastyastu Dewa Pura yang kami puja Terimalah sesajen kami pada Odalan ini Lindungi desa dan umat Om Santih Santih Santih Om
Benefits of this Puja
Menghormati dewa pelindung pura dan desa, mempererat kebersamaan komunitas, mendapat tirta suci dan berkah, melestarikan tradisi dan kesenian Bali.
Important Notes
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Tata Cara Perayaan Odalan (Hari Jadi Pura) dilakukan dan apa muhurta (waktu baik)-nya?
Setiap 210 hari (hari jadi pura — kalender Pawukon) — Ditentukan oleh pemangku berdasarkan kalender Pawukon
Sarana puja apa yang dibutuhkan untuk Tata Cara Perayaan Odalan (Hari Jadi Pura)?
Banten tegeh, Canang sari, Gebogan, Dupa, Tirta, Bunga, Kain putih dan kuning
Mantra apa yang dilantunkan saat Tata Cara Perayaan Odalan (Hari Jadi Pura)?
Om Swastyastu Dewa Pura yang kami puja Terimalah sesajen kami pada Odalan ini Lindungi desa dan umat Om Santih Santih Santih Om
Apa manfaat Tata Cara Perayaan Odalan (Hari Jadi Pura)?
Menghormati dewa pelindung pura dan desa, mempererat kebersamaan komunitas, mendapat tirta suci dan berkah, melestarikan tradisi dan kesenian Bali.