Tata Cara Upacara Ngaben (Kremasi Hindu Bali)
Tata Cara Ngaben — Upacara kremasi paling terkenal di Bali. Perayaan pelepasan atman (jiwa) untuk reinkarnasi. Menara kremasi (bade) dan peti hewan (lembu). Bukan upacara duka melainkan perayaan.
Setelah kematian keluarga — ditentukan oleh pedanda (pendeta tinggi)
Ditentukan oleh pedanda berdasarkan dewasa ayu (hari baik)
Puja Samagri (Items Required)
- Bade
- Lembu
- Banten
- Tirta
- Api suci
- Kain putih
- Bunga dan dupa
Puja Procedure — Steps
Persiapan Ngaben
Keluarga bermusyawarah dengan pedanda untuk menentukan hari baik.
Upacara Jenazah
Jenazah dimandikan dan dibungkus kain putih dengan upacara suci.
Prosesi dan Kremasi
Putar bade tiga kali di perempatan jalan agar roh tidak kembali.
Pelepasan dan Nganyud
Nyalakan api suci — keluarga berdoa agar atman mencapai moksha.
Main Mantra
Om Swastyastu Sang Hyang Brahma Terimalah atman ini Lepaskan dari ikatan duniawi Berikan jalan menuju moksha Om Santih Santih Santih Om
Benefits of this Puja
Melepaskan atman untuk reinkarnasi, menghormati almarhum dengan keagungan, menyucikan keluarga dari ikatan kematian, mempercepat perjalanan menuju moksha.
Important Notes
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Tata Cara Upacara Ngaben (Kremasi Hindu Bali) dilakukan dan apa muhurta (waktu baik)-nya?
Setelah kematian keluarga — ditentukan oleh pedanda (pendeta tinggi) — Ditentukan oleh pedanda berdasarkan dewasa ayu (hari baik)
Sarana puja apa yang dibutuhkan untuk Tata Cara Upacara Ngaben (Kremasi Hindu Bali)?
Bade, Lembu, Banten, Tirta, Api suci, Kain putih, Bunga dan dupa
Mantra apa yang dilantunkan saat Tata Cara Upacara Ngaben (Kremasi Hindu Bali)?
Om Swastyastu Sang Hyang Brahma Terimalah atman ini Lepaskan dari ikatan duniawi Berikan jalan menuju moksha Om Santih Santih Santih Om
Apa manfaat Tata Cara Upacara Ngaben (Kremasi Hindu Bali)?
Melepaskan atman untuk reinkarnasi, menghormati almarhum dengan keagungan, menyucikan keluarga dari ikatan kematian, mempercepat perjalanan menuju moksha.