Tata Cara Puja Hari Raya Kuningan (Pamitan Leluhur)
Tata Cara Puja Kuningan — 10 hari setelah Galungan. Hari kepulangan leluhur (pitara) ke surga. Nasi kuning (kuning = kuningan) sebagai persembahan utama. Endongan untuk anak-anak.
10 hari setelah Galungan
Pagi hari (sebelum tengah hari)
Puja Samagri (Items Required)
- Nasi kuning
- Canang sari
- Banten
- Endongan
- Dupa
- Bunga
Puja Procedure — Steps
Menyiapkan Nasi Kuning
Masak nasi kuning (nasi kunyit) sebagai persembahan utama.
Sembahyang di Sanggah
Persembahkan nasi kuning, canang sari, banten, dan dupa di sanggah.
Persembahan Endongan
Siapkan endongan (bingkisan berisi kue dan makanan) untuk anak-anak sebagai simbol berkah leluhur.
Sembahyang di Pura
Kunjungi pura dan persembahkan banten.
Main Mantra
Om Swastyastu Om Pitara, Mawali Ring Swarga Om Atma Shanti Shanti Om Om Shanti Shanti Shanti Om
Benefits of this Puja
Berkah leluhur, keharmonisan keluarga, perlindungan spiritual, kedamaian batin.
Important Notes
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Tata Cara Puja Hari Raya Kuningan (Pamitan Leluhur) dilakukan dan apa muhurta (waktu baik)-nya?
10 hari setelah Galungan — Pagi hari (sebelum tengah hari)
Sarana puja apa yang dibutuhkan untuk Tata Cara Puja Hari Raya Kuningan (Pamitan Leluhur)?
Nasi kuning, Canang sari, Banten, Endongan, Dupa, Bunga
Mantra apa yang dilantunkan saat Tata Cara Puja Hari Raya Kuningan (Pamitan Leluhur)?
Om Swastyastu Om Pitara, Mawali Ring Swarga Om Atma Shanti Shanti Om Om Shanti Shanti Shanti Om
Apa manfaat Tata Cara Puja Hari Raya Kuningan (Pamitan Leluhur)?
Berkah leluhur, keharmonisan keluarga, perlindungan spiritual, kedamaian batin.