Tata Cara Puja Hari Raya Galungan (Kemenangan Dharma)
Tata Cara Puja Galungan — Hari kemenangan Dharma atas Adharma. Memasang penjor (bambu hias) di depan rumah. Menyambut roh leluhur (pitara) yang turun ke bumi. Persembahan banten dan lawar.
Setiap 210 hari (kalender Pawukon)
Pagi hari (sebelum tengah hari)
Puja Samagri (Items Required)
- Penjor
- Canang sari
- Banten
- Lawar
- Dupa
- Tamiang
Puja Procedure — Steps
Memasang Penjor
Pasang penjor di depan rumah.
Sembahyang di Sanggah
Persembahkan banten, canang sari, dan dupa di sanggah keluarga.
Sembahyang di Pura
Kunjungi pura desa untuk sembahyang bersama.
Makan Bersama Keluarga
Siapkan lawar dan makanan ritual lainnya.
Main Mantra
Om Swastyastu Om Dewa-Dewa, Pitara Hayu Om Dharma Jayati Adharma Om Shanti Shanti Shanti Om
Benefits of this Puja
Kemenangan kebaikan, berkah leluhur, keharmonisan keluarga, kemakmuran, perlindungan Dharma.
Important Notes
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Tata Cara Puja Hari Raya Galungan (Kemenangan Dharma) dilakukan dan apa muhurta (waktu baik)-nya?
Setiap 210 hari (kalender Pawukon) — Pagi hari (sebelum tengah hari)
Sarana puja apa yang dibutuhkan untuk Tata Cara Puja Hari Raya Galungan (Kemenangan Dharma)?
Penjor, Canang sari, Banten, Lawar, Dupa, Tamiang
Mantra apa yang dilantunkan saat Tata Cara Puja Hari Raya Galungan (Kemenangan Dharma)?
Om Swastyastu Om Dewa-Dewa, Pitara Hayu Om Dharma Jayati Adharma Om Shanti Shanti Shanti Om
Apa manfaat Tata Cara Puja Hari Raya Galungan (Kemenangan Dharma)?
Kemenangan kebaikan, berkah leluhur, keharmonisan keluarga, kemakmuran, perlindungan Dharma.