Canang Sari (Balinese Daily Flower Basket Offering) Vidhi
Canang Sari ā Core of everyday Balinese Hindu practice. Step-by-step guide for preparing and placing small flower baskets at sanggah (home shrine). Flower colors represent 4 deities and 4 cardinal directions.
Every day ā morning, noon, and evening (Tri Sandhya)
Every morning after bathing, noon, and evening
šŖ Sarana Puja (Bahan yang Diperlukan)
- Baki kecil dari daun kelapa
- Putih, merah, kuning, biru/hijau
- Dupa/kemenyan
- Sirih, kapur, gambir, pinang
- Biji beras suci
- Tepung pelengkap
š Tata Cara Puja ā Langkah-langkah
Langkah 1: Membuat Canang
Siapkan canang dari daun kelapa berbentuk baki kecil. Letakkan porosan (campuran sirih-kapur-gambir) di dasar canang.
Langkah 2: Tata Bunga
Tata bunga sesuai arah: putih (timur/Iswara), merah (selatan/Brahma), kuning (barat/Mahadewa), biru/hijau (utara/Wisnu). Tambahkan bija dan tepung.
Langkah 3: Persembahan
Bawa canang sari ke sanggah (altar rumah) dan tempat-tempat lain. Nyalakan dupa dan letakkan di atas canang sari.
Langkah 4: Doa Tri Sandhya
Panjatkan doa Tri Sandhya dengan tangan menyembah (muspa). Letakkan canang di depan pintu, dapur, garasi, dan tempat usaha.
šļø Mantra Utama
Om Swastyastu Sang Hyang Widhi Wasa Terimalah canang sari ini Sebagai bakti harian kami Lindungi keluarga dan rumah kami Om Santih Santih Santih Om
ā Manfaat Puja
Maintaining household harmony, daily expression of gratitude, warding off negative energy, everyday Tri Hita Karana practice.